Rabu, 14 Desember 2016

Cara Memilih Agen Properti yang Berkualitas

Menaksir harga yang lebih tinggi dalam menjual properti adalah trik lama yang digunakan para agen real estate. Hal ini dilakukan agar orang yang ingin menjual properti akan terkesan dengan angka yang besar, dan kemudian memilih agen tersebut dibanding kompetitornya yang lain. Namun harga properti yang berlebihan ini akan membuat properti ini berada di pasaran berbulan-bulan, sementara pemilik rumah kehilangan uang.

Praktek yang dikenal sebagai menjual sebuah listing ini hanya satu dari sekian trik yang digunakan para agen real estate yang ingin menarik perhatian kliennya. Para pencari rumah yang cerdas akan bisa mengetahui bagaimana melihat trik marketing ini dan melihat para broker yang benar-benar berniat menjualkan properti mereka.

Tips untuk membantu para penjual rumah dalam memilih agen real estate yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mereka dan berhasil membuat properti tersebut terjual.

1. Siapkan Interview

Jangan memperlakukan pertemuan pertama dengan agen properti sebagai pembicaraan yang santai. Perlakukanlah pertemuan tersebut sebagaimana Anda melakukan interview pekerjaan, dengan si agen sebagai pencari posisi nya sementara Anda yang memegang keputusan finalnya. Miliki pertanyaan spesifik yang bisa mencari tahu pengalaman dan sejarah penjualan mereka, serta bagaimana mereka beroperasi. Bicaralah paling tidak dengan tiga orang sebelum Anda membuat keputusan final.

2. Cari Tahu Profil

Sekarang ini, profil online seseorang bisa memberi Anda banyak informasi tentang bagaimana orang tersebut bekerja. Dari website dan akun sosial media mereka, termasuk Facebook dan Twitter, Anda bisa mendapat gambaran bagaimana cara mereka bekerja. Lakukan pencarian cepat akan berita tentang mereka maupun kantor agensinya. Yang paling penting, lihat bagaimana cara mereka memasarkan online dan seefektif apa cara mereka dalam mencari potensial pembeli.

3. Lihat Reputasi

Saat mencari agen real estate yang bisa dipercaya, hal pertama yang harus diperhatikan adalah reputasi mereka, lisensi dan penghargaan lain yang telah dimiliki oleh kantor agensi tersebut. Beberapa kantor agen ternama biasanya mempunyai website perusahaan dimana mereka memuat alamat kantor resmi dan agen-agen berprestasi. Ini dapat Anda jadikan acuan dalam memilih agen terpercaya.

4. Minta Referensi

Baik pembeli maupun penjual seharusnya meminta referensi tertulis para agen dari klien-klien sebelumnya, termasuk kontak mereka. Dengan itu, Anda bisa menghubungi klien lama mereka dan bertanya hal-hal yang penting mengenai agen tersebut seperti: apakah agen tersebut bekerja dengan baik? Apakah cara memasarkan yang mereka gunakan efektif? Berapa lama properti tersebut berada di pasaran? Dan yang paling penting, akankah mereka menggunakan agen yang sama jika ada kesempatan  selanjutnya?

5. Pilih yang Memiliki Keahlian di Pasar Lokal

Mencari agen yang mempunyai pengetahuan banyak adalah kunci karena setiap wilayah mempunyai tantangannya sendiri menyangkut sektor real estate. Agen properti yang ideal harus memiliki catatan yang terbukti untuk menjual properti di area lokal tersebut. Mereka harus mengetahui dengan benar faktor fasilitas yang ada di lokasi tersebut, kondisi lingkungan dan bahkan kebijakan pemerintah yang ada di daerah tersebut akan sangat mempengaruhi penjualan propertinya. Mereka mampu memberikan pengetahuan tentang pasar lokal lebih baik bahkan dari para penghuninya, dan karena ini lah mereka selalu mempunyai keuntungan yang bisa membantu Anda menjual properti Anda.

6. Hindari Menanyakan Soal Harga Jual

Meski banyak orang akan berfokus pada perkiraan harga jual, ada faktor lain yang lebih penting. Kemampuan agen bernegosiasi, adalah kunci untuk mendapatkan deal yang sebaik mungkin, tidak peduli harga awalnya. Pada akhirnya Anda harus mencari agen yang bisa Anda andalkan dan percayakan untuk memikirkan hal yang terbaik bagi Anda dalam proses penjualan ini.

Rumah Bersih dengan Bahan-bahan Alami


Membuat rumah selalu nyaman dan sehat sudah pasti dengan selalu menjaga kebersihannya. Banyak produk pembersih yang menawarkan kepraktisan. Namun terkadang produk-produk tersebut banyak yang mengandung zat kimia berbahaya.

Padahal, kita bisa menjadikan hunian lebih bersih dan segar dengan bahan-bahan alami di sekitar kita. Simak tipsnya!

Ruang keluarga
- Lantai keramik atau marmer yang kusam bisa dibersihkan dan kembali kinclong dengan air perasan lemon atau belimbung wuluh. Kupas belimbing wuluh, lalu gosok-gosokkan pada lantai yang kusam.
- Jika meja kayu Anda ternoda karena si kecil mencoret-coretnya dengan pulpen, spidol atau crayon, coba bersihkan dengan garam. Gosok perlahan dengan garam hingga noda luruh, lalu bersihkan dengan lap bersih yang diberi sedikit air perasan lemon agar meja kayu kembali mengkilap.

Dapur
- Bersihkan seluruh bagian dapur, seperti dinding, lantai, dengan air yang sudah diberi cairan pembersih. Untuk menghilangkan noda membandel seperti noda minyak, saus, kopi dan sebagainya, manfaatkan cuka atau air perasan lemon. Cuka dan air perasan lemon sangat serbaguna. Bisa dimanfaatkan untuk membersihkan bahan keramik, stainless stell, hingga peralatan memasak berbahan kaca dan plastik.
- Lantai dapur seringkali terkena cipratan atau tumpahan minyak yang membuat lantai licin dan ternoda. Taburkan garam halus, tepung maizena, atau bedak tabur yang mampu menyerap minyak. Diamkan beberapa saat, kemudian gosok-gosok dengan lap hingga minyak betul-betul terserap. Bersihkan sisa garam, tepung atau bedak, lalu pel lantai seperti biasa.
- Selain menggunakan lemon dan garam, Anda juga bisa membersihkan noda minyak dengan pasta gigi.
- Bila oven Anda terkena noda makanan,segera taburkan garam di bagian yang terkena noda dalam kondisi oven masih panas. Bila oven sudah dingin, angkat noda yang bertabur garam dengan spons bersih.
- Wadah makanan berbahan plastik yang terkena noda bumbu atau saus tomat memang lebih sulit dibersihkan. Coba angkat kotoran dengan sedikit minyak sayur, lalu cuci dengan sabun seperti biasa.
- Untuk mengusir asap dan bau masakan di dapur, siapkan segelas air yang diberi irisan lemon atau bawang bombay. Air tersebut akan menyerap bau yang memenuhi dapur. Anda juga bisa meletakkan aromaterapi berupa bola kapas yang sudah dicelup minyak esensial dengan wangi vanila, lemon, atau dan sebagainya sesuai favorit Anda.

Kamar Mandi
- Noda dan kerak pada bak kamar mandi, kloset, dan bathtub pasti membuat Anda kesal karena sulit dibersihkan. Untuk membersihkan noda pada keramik, kloset, dan bathtub, Anda dapat menggunakan cuka dan lemon. Kandungan asam sitrat pada lemon sanggup melarutkan noda dan kotoran, lumut, buih sabun, serta kerak.
- Gunakan pula cuka, lemon dan soda kue untuk mengilapkan kaca partisi dan cermin di kamar mandi.

Daya Tarik Tinggal di Apartemen

Dengan alasan keterbasan dana, kebanyakan orang sering mengabaikan faktor lokasi saat memilih tempat tinggal. Padahal, ada alternatif hunian di tengah kota yang bisa menjadi pilihan dengan bentuk apartemen.

Memiliki kedekatan lokasi dengan tempat kerja, terhindar dari kemacetan lalu lintas, ditambah dengan kedekatan dengan sejumlah pusat kegiatan, menjadi daya tarik utama untuk bertempat tinggal di apartemen:

1. Lokasi dan Aksesibilitas

Secara umum, lokasi apartemen berada ditengah kota sehingga berdekatan dengan kantor, mal, ataupun fasilitas kesehatan (RS). Dengan lokasi yang strategis, tak ada lagi waktu terbuang karena kemacetan lalu lintas.

2. Lebih Hemat
Kedekatan lokasi tempat tinggal dengan kantor, tentunya membuat penghuninya dpat menghemat pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk biaya bahan bakar (BBM). Alokasi trasport tentunya dapat ikut dihemat dan bisa dialokasikan untuk kepentingan lain, seperti investasi logam mulia misalnya.

3. Bebas Biaya Tambahan

Penghuni apartemen tentunya tidak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar biaya listrik untuk lampu taman, pompa air, dan sebagainya. Tinggal di apartemen, menjanjikan penghematan karena tidak memerlukan jasa pembantu atau petugas keamanan untuk kebersihan dan keamanan lingkungan.

4 Perlengkapan Rumah yang Wajib Dibersihkan


Seberapa sering Anda mencuci serta membersihkan perlengkapan berbahan kain pada rumah Anda? Berdasarkan riset Women’s Health, rata-rata masyarakat jarang sekali rutin membersihkan berbagai macam perlengkapan kain dalam rumah seperti gorden, bed cover, hand towel, serta bantal. Padahal, keempat barang tersebut wajib dibersihkan secara rutin agar kebersihan dan kesehatan dalam rumahdapat terjaga. Lalu seperti apa rutinitas yang harus dilakukan? Berikut adalah 4 perlengkapan rumahyang wajib dan rutin untuk dibersihkan;

Bed Cover

Rekomendasi: Cuci Setiap 2 Minggu Sekali

Mencuci atau membersihkan bed cover sebaiknya dilakukan rutin di setiap bulannya. Namun, hal tersebut sangat tergantung dari pengguna bed cover. Misalnya, jika Anda sering tidur berkeringat atau sering melakukan aktivitas lainnya sekaligus di atas Kasur, sebaiknya Anda harus rutin mengganti dan mencucinya di setiap minggunya.

Perhatikan gaya hidup Anda, dan pastikan untuk selalu mengganti bed cover Anda secara berkala;

Hand towels

Rekomendasi: Cuci Setiap 2 – 3 Hari Sekali

Handuk tangan biasanya disimpan secara menggantung baik dalam dapur, kamar mandi, maupun ruang makan. Nah, sudah pasti berbagai kuman maupun kotoran yang tersisa setelah menyuci akan menempel pada handuk tersebut.

Untuk itu, pastikan Anda selalu membersihkan handuk tangan dalam jangka 2 – 3 hari sekali agar Anda terhindar dari berbagai kuman serta kotoran yang justru akan semakin membuat tangan Anda semakin kotor;

Gorden

Rekomendasi: Cuci 2 Kali Dalam Setahun

Tidak seperti perlengkapan rumah lainnya, khusus untuk gorden pastikan Anda mencucinya 2 kali dalam setahun. Caranya pun mudah, cukup dengan cuci kering saja seperti steamed, menggunakan vacuum cleaner dan sebagainya.

Hindari penggunaan deterjen karena dapat merusak partikel kain yang akhirnya gorden Anda tidak akan bertahan lebih lama; dan,

Bantal

Rekomendasi: Cuci 2 Kali Dalam Setahun

Untuk menghindari jamur serta bau yang tidak sedap, pastikan Anda secara rutin membersihkan bantal di setiap 6 bulan sekali. Pastikan Anda membersihkannya dengan tepat atau untuk hasil yang maksimal, bersihkan di tempat jasa laundry terdekat.

Pastikan juga Anda selalu menggunakan sarung bantal agar bantal tetap bersih dan tahan lama, serta menjaga kebersihan kepala Anda.

Ingin Rumah Bergaya Jepang? Simak Beberapa Trik Ini


Rumah bernuansa Jepang tentunya memiliki berbagai karakteristik yang berbeda dengan rumah dari berbagai belahan dunia lainnya. Filosofi dan keseimbangan dengan lingkungan merupakan elemen penting dari rumah tradisional Jepang. Lalu apa saja yang menjadi elemen rumah bergaya Jepang ? Berikut adalah beberapa elemen wajib untuk rumah bernuansa Jepang;

Gerbang Masuk

Salah satu ikonik dari rumah a la Jepang adalah gerbang masuk pada bagian halaman depan rumah. Hal tersebut menjadi ciri khas Jepang karena umumnya rumah di Jepang sangat dekat dengan jalanan serta fasilitas public lainnya sehingga gerbang tersebut menjadi tanda batas sang pemilik rumah;

Pagar Tembok

Untuk menjaga privasi penghuni rumah, orang Jepang umumnya membangun sebuah tembok yang berfungsi sebagai pagar pada bagian halaman rumah. Baik di perkotaan maupun pedesaan, Anda dapat melihat ciri khas tembok tersebut sebagai keaslian rumah tradisional Jepang

Genteng Khas Jepang

Karena Jepang memiliki intensitas hujan yang cukup tinggi, maka umumnya rumah masyarakat Jepang menggunakan genteng yang cukup datar dan menjulang pada bagian atap rumah. Hal tersebut untuk mempermudah air hujan turun tanpa menggangu halaman rumah, serta diyakini dapat menyejukkan rumah bila musim panas tiba;

Ruang Khusus Pintu Masuk

Salah satu ciri khas dari rumah Jepang adalah adanya ruang khusus setelah pintu masuk, yang didesain lebih rendah dari lantai rumah. Ruang tersebut biasanya didesain untuk menyimpan berbagai alas kaki lainnya, yang dilengkapi dengan berbagai perhiasan menarik lainnya;

Pintu Slide

Mushiko Mado atau yang dikenal umum pintu slide adalah salah satu pintu yang lazim digunakan di berbagai rumah tradsional perumahan warga Jepang. Masing-masing pintu memiliki nama yang berbeda di setiap fungsi ruangannya;

Berbahan Dasar Kayu

Rumah tradisional Jepang umumnya menggunakan bahan dasar kayu di setiap sudut ruangannya. Uniknya, kayu tersebut tidak pernah diberi cat karena mahalnya bahan dasar cat tersebut di pasaran Jepang. Maka, umumnya mereka menggunakan kayu dengan warna natural saja.

3 Hal yang Harus Remaja Ketahui dalam Berinvestasi Bidang Properti


Terdapat seribu jalan untuk menyiapkan masa depan yang baik, apalagi jika dimulai sejak remaja. Fokus pada bidang pendidikan, menjadi seorang entrepreneur, serta berinvestasi adalah ketiga hal yang sangat baik untuk menghadapi berbagai rintangan di masa yang akan mendatang. Berinvestasi dalam bidang properti, membutuhkan berbagai pengalaman serta pengamatan yang baik dalam membaca kondisi pasar di setiap bulannya.

Khusus bagi Anda yang masih remaja, atau bahkan memiliki keluarga yang sejak dini ingin memulai berinvestasi dalam bidang properti, kami memiliki 3 hal utama yang harus remaja ketahui dalam menyiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik. Penasaran?

Berikut adalah 4 hal utama yang wajib para remaja ketahui dalam berinvestasi di bidang properti;

Banyak Jalan Alternatif Untuk Sukses


Ok, mungkin belum memungkinkan bila Anda secara langsung membeli rumah di usia 20-an . Kecuali Anda sudah memiliki usaha atau memiliki harta yang cukup berlimpah dari keluarga Anda. Namun, untuk memulai bisnis dalam bidang properti, Anda jangan khawatir akan harga tanah ataupun rumah yang selalu meningkat di setiap tahunnya. Untuk tahapan awal, mulai coba belajar serta pahami berbagai pergerakan bisnis properti dari hulu hingga hilir sehingga Anda dapat melatih secara cermat berbagai peluang di setiap pergerakan pada bidang properti;

Menabung, Menghemat & Kerja Keras

Istilah kalimat di atas cukup membuat Anda bosa bukan? Namun faktanya, jika Anda ingin sukses dalam bidang properti, ketiga hal tersebut merupakan komponen penting untuk mendapatkan kesuksesan. Misalnya, Anda sudah memiliki rumah ataupun apartemen, cobalah untuk bersabar sedikit  untuk membeli properti lainnya, meskipun uang muka perumahan relatif lebih murah pada tahun ini. Di samping itu, Anda yang masih berusia 20-an, jelas memiliki berbagai tenaga dan waktu untuk mencari kerja sampingan.

Manfaatkan di usia sekarang ini untuk bekerja keras demi mendapatkan kesuksesan yang lebih matang di masa yang akan mendatang. Perbanyak koneksi dengan orang-orang baru, merupakan langkah awal yang sangat baik di masa remaja;

Jangan Takut Untuk Merenovasi Properti

Untuk langkah awal, mungkin membeli rumah ataupun berbagai properti yang berusia lama membutuhkan renovasi yang sangat besar. Namun Anda jangan khawatir, setelah menabung dengan simpanan yang cukup banyak, renovasi merupakan hal yang tepat untuk membangun sebuah rumah dengan harga jual yang sangat tinggi di masa yang akan mendatang.

Nilai yang tertaruh di rumah yang telah Anda renovasi tentunya akan sebanding bahkan dapat melebihi dengan modal awal yang Anda taruh di saat awal membeli rumah tersebut. Maka, jangan takut untuk merenovasi properti Anda, tahap demi bertahap, pasti nilai jualnya akan lebih baik;

Ketiga hal tersebut tentu akan sangat baik bila dilakukan secara tekun, sabar, dan pintar dalam membaca setiap peluang yang Ada. Untuk itu, jangan sia-siakan usia Anda sejak dini ya. Mulai dari sekarang memberanikan diri untuk menjadi seseorang yang sukses, penuh dengan rintangan, demi masa depan yang lebih baik untuk kehidupan Anda dan keluarga.

Sudahkah Rumah Anda Diasuransikan?


Sebagian besar dari kita baru mengasuransikan rumah ketika masih terikat pembayaran cicilan kredit dengan bank. Setelah kredit lunas, lupalah bahwa asuransi rumah sebaiknya masih tetap terus dibayarkan karena risiko masih tetap mengancam harta kita. Apa jadinya jika rumah yang kita cicil bertahun-tahun setelah lunas terlanda banjir atau terkena amukan si jago merah?

Ada rasa takut membayar premi asuransi rumah. Padahal, premi asuransi rumah tidak semahal premi asuransi jiwa karena rumah adalah benda tidak bergerak. Perhitungan preminya pun bukan dalam persen, tetapi dalam permil sehingga premi tahunan lebih murah. Semua orang yang rumahnya dapat diakses mobil pemadam kebakaran dapat membeli proteksi properti ini.

Arfandi Arief, Direktur Personal Lines, Zurich Insurance Indonesia memberikan ilustrasi untuk premi rumah seluas 100 meter persegi. Nilai pertanggungan untuk rumah sebesar Rp 350.000.000. Nilai pertanggungan ini didapatkan dari berapa biaya pembangunan kembali rumah jika terkena musibah.

Saat ini, diperlukan dana sebesar Rp 3,5 juta untuk membangun rumah seluas satu meter persegi. Sehingga untuk membangun kembali rumah seluas 100 meter persegi diperlukan dana sebesar Rp 350.000.000. Nah, inilah yang harus menjadi nilai pertanggungan. Jika nilai pertanggungan terlalu kecil, pemilik rumah harus mengeluarkan dana lebih banyak lagi untuk membangun kembali rumahnya. Sebaliknya, jika nilai pertanggungan terlalu besar, premi yang dibayar juga harus lebih mahal.

Selain rumah, isi rumah juga dapat diasuransikan. Misalkan saja nilai pertanggungan untuk isi rumah sebesar Rp 100.000.000. Sehingga total nilai pertanggungan sebesar Rp 450.000.000. Nilai pertanggungan ini dikalikan dengan rate premi yang dihitung dengan satuan permil. Didapatkan premi per tahun sebesar Rp 675.000. Biaya premi ini belum termasuk biaya administrasi. Apakah dengan membayar premi sebesar Rp 675.000 per tahun terlalu berat di kantong ? Rasanya tidak.

Apa manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi dengan premi sebesar itu? Manfaat yang di dapat, meliputi: perlindungan dari kebakaran, sambaran petir, ledakan, kejatuhan pesawat, asap dan tertabrak kendaraan. Selain itu, dilindungi pula dari kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat orang lain, huru hara (Klausul 4.1.B). Masih lagi dilindungi dari banjir, badai, angin topan, kerusakan karena air, lalu tanah longsor, tanah amblas.

Bahkan diberikan biaya akomodasi sementara jika rumah yang diasuransikan terkena musibah dan pemiliknya harus tinggal di tempat lain untuk sementara waktu. Perusahaan juga melindungi pemilik rumah dari gugat publik. Kematian dan biaya pengobatan akibat kecelakaan yang terjadi pada tertanggung/pasangan/anak-anak/tamu (yang terjadi di tempat tertanggung) juga akan diganti oleh perusahaan asuransi.