Rabu, 14 September 2016

Bangunan Pabrik Disulap Menjadi Hunian Nyaman & Hijau


Terletak di sekitar wilayah Kota Barcelona, rumah yang didesain ulang oleh Lluis dan Marc tersebut telah menghasilkan mahakarya klasik dan modern sebuah pabrik yang disulap menjadi hunian yang nyaman.



Bangunan pabrik yang berdiri sejak 1930 tersebut, kini telah beralihfungsi menjadi sebuah hunian modern layaknya sebuah tempat tinggal yang layak. Dengan mempertahankan nilai sejarahnya, sang arsitek hanya memoles sedikit bagian rumah agar bangunan tersebut lebih kokoh dan kuat.




Dikabarkan, pabrik tersebut merupakan bekas sebuah pengolahan susu lokal setempat yang cukup berjaya di masa lampau. Demi mengulang keyajaan yang serupa, pemilik rumah membiarkan bangunan tersebut tampak utuh seperti pabrik agar para penduduk sekitar dapat mengingat serta mempertahankan nilai sejarah pada bangunan tersebut.

Ramah Lingkungan, Warga Lokal Terinspirasi Rumah Hijau di Tengah Hutan


Jika dilihat secara seksama, rumah tersebut serupa seperti rumah biasa pada umumnya. Namun siapa sangka, rumah tersebut faktanya adalah green cottage, yang terbuat dari bahan ramah lingkungan tanpa merusak sedikit pun keadaan lingkungan di sekitar hutan tersebut.

Rumah tersebut dihuni oleh sepasang keluarga bahagia yang bernama Crie dan Simpson. Rumah tersebut didirikan atas izin komunitas warga setempat, yang sangat melindungi serta menghormati lahan hutan yang berlokasi di Maine, wilayah Timur Amerika Serikat.

Untuk mendirikan rumah tersebut, sang pemilik rumah harus siap diberi pengawasan oleh penduduk setempat, agar terbukti tidak merusak lingkungan sekitar hutan. Alhasil, komunitas setempat terkesima dengan green cottage tersebut, dan menjadi sebuah rumah contoh bagi penduduk setempat.


Awalnya, lahan seluas setengah mil tersebut dimiliki oleh seorang mantan Jurnalis serta Profesor asal Columbia University, yang bernama Bruce Porter. Dirinya mengakui tidak pernah terpikirkan untuk membangun rumah ramah lingkungan tersebut. Kini, keluarga Crie dan Simpson dapat menikmati dengan tenang suasana pegunungan dan lingkungan sekitar, tanpa khawatir tekanan dari warga setempat.

Keren, Rumah ini Dapat Beradaptasi dengan Lokasi & Pemiliknya


Sekilas tampak tidak seperti rumah, nyatanya rumah yang bernama  Casa Invisible tersebut dapat beradapatasi sesuai dengan lokasi maupun pemiliknya. Rumah yang dikembangkan sejak tahun 2013 tersebut didesain serta dibangun oleh Delugan Meissl Associated Archtiects.

Rumah yang sangat mudah dibongkar serta dibangun kembali tersebut terbuat dari beberapa kayu yang telah difabrikasikan sehingga menghasilkan kualitas yang kokoh, namun ringan. Dampaknya, rumah tersebut secara mudah dapat dipindahkan ke berbagai lokasi lainnya.


Selain itu, rumah tersebut dapat dibentuk sesuai dengan keinginan pemiliknya tanpa merusak ataupun mengubah tanah yang dipilihnya. Rumah tersebut sangat hemat energi karena dapat menyerap tenaga panas matahari di siang hari sehingga kebutuhan listrik dapat terpenuhi. Sangat menarik bukan?

Selasa, 13 September 2016

Dekat dengan Tepi Pantai, Rumah ini Memanfaatkan Panas Matahari


Sebuah rumah yang terletak di bagian wilayah San Fransisco menjadi sebuah rumah spektakuler. Pasalnya, rumah yang terbilang mewah dan sejuk ini memanfaatkan panas mahatari secara maksimal.
Dampaknya, rumah tersebut hanya membayar setengah dari biaya energi yang dibutuhkan kepada perusahaan listrik setempat. Pemanfaatan energi matahari tersebut berdampak juga pada kebutuhan sehari-hari lainnya.




Salah satunya seperti penyediaan ari panas di saat musim dingin tiba. Selain itu, rumah tersebut pn dapat mengendalikan suhu udara secara otomatis bila musing panas ataupun dingin telah tiba. Sang pemilik rumah bahkan secara sengaja membuat pintu terbuka secara langsung menghadap pantai sehingga dapat memaksimalkan berbagai udara serta cahaya untuk ke dalam bagian rumah.

Berbahan Dasar Murni Kayu, Rumah ini Ramah Lingkungan


Rumah yang dijuluki bioclimatic tersebut sangat memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekitar rumah tersebut. Uniknya, rumah tersebut pun memiliki tanaman yang berfungsi sebagai atap pelindung rumah tersebut.

Kelompok arsitek asal Perancis, Lyon Architecs memaksimalkan keberadaan sumber daya alam yang tersedia. Sehingga, lingkungan pun dapat terjaga dengan baik tanpa adanya satupun limbah ataupun kerusakan lingkungan yang signifikan.



Selain itu, rumah tesebut sangat mudah beradaptasi dengan berbagai iklim. Maka, rumah tersebut pun hanya membutukan sedikit energi baik di saat musim panas maupun musim dingin tiba. Rumah tersebut tentu saja dibutuhkan berbagai ahli arsitek agar di setiap susunan bangunan tersebut kokoh dan berfungsi dengan baik.

Dekat Dengan Sungai, Rumah ini Memberikan Energi Ramah Lingkungan


Sang arsitek Patrick Dillon membuat sebuah rumah yang juga memberikan kontribusi yang baik untuk lingkungan serta tetangga sekitarnya.

Pasalnya, rumah tersebut didesain secara khusus di tepi  sungai, dan dapat memberikan energi secara langsung kepada tetangga sekitarnya. Sebuah turbin sederhana di tepi sungai, serta solar panel dibuat khusus pada bagian atap rumah agar dapat memaksimalkan tenaga alam yang tersedia.

Meskipun rumah tersebut terbilang mahal, namun untuk konsumsi listrik rumah tersebut sangat ramah dengan lingkungan. Untuk membangun ulang rumah yang telah berdiri sejak 1997 tersebut dibutuhkan perjuangan yang cukup berat.




Pemilik rumah bahkan tidak sengaja sedang mengendarai perahu melewati bagian sungai tersebut, dan langsung seketika tertarik dengan rumah tersebut. Tak disangka, berbagai manfaat rumah tersebut dapat berdampak baik pada lingkungan sekitar. 

Memiliki 3 Taman, Rumah Ini Ramah Lingkungan


Berdasarkan riset yang berlangsung selama dua tahun, proyek yang terdiri dari tim kontraktor serta desain interior ternama asal Los Angeles, Amerika Serikat, rumah tersebut akhirnya berhasil dibangun lengkap dengan tiga buah taman yang mengitarinya.

Rumah yang berlokasi di Toro Canyon, Santa Barbara tersebut telah berhasil dibangun pada tahun 2012. Rumah tersebut memiliki luas sebesar 4700 kaki persegi, yang tersambung dengan berbagai pemandangan indah alam sekitarnya.

Konsep utama dari rumah tersebut adalah untuk menyeleraskan kehidupan yang berkesinambungan dengan alam sekitar. Sehingga, meskipun tetap membangun hunian, tetap dapat berkontribusi dengan alam sekitar.




Keindahan serta kekayaan alam dimanfaatkan oleh tim tersebut, sebagai sumber utama pencahayaan di siang hari serta sumber udara yang bersih, melalui menggunakan kaca besar serta jendela di setiap sudut ruangannya. Namun, penghuni rumah akan tetap terjaga privasinya karena terdapat sebuah jendela otomotis yang dapat tertutup dengan sebuah papan ringan, di malam harinya.