Selasa, 23 Agustus 2016

Menarik, Rumah Berkonsep 'Smart Home'


Masih ingatkah Anda film 'Iron Man' yang memiliki sebuah rumah mewah ,lengkap dengan teknologi mutakhirnya? Mengatur berbagai fasilitas rumah seperti membuka garasi, menyalakan lampu dan sebagainya secara mudah dirinya lakukan, hanya melalui sentuhan jarinya via smartphone atau pun suara.

Tidak akan lama lagi, berbagai belahan dunia akan memiliki rumah serupa dengan 'Iron Man' tersebut. Pasalnya, rumah berkonsep smarthome tersebut sudah dibangun, yang berlokasi di Toronto, Kanada.

Dengan luas bangunan 400 meter persegi, rumah tersebut didesain secara modern nan minimalis oleh TACT Architecture, yang merupakan perusahaan lokal setempat.

Fitur yang menarik dari rumah berkonsep smarthome tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan smartphone, berbagai fasilitas di dalam rumah dapat dikontrol secara mudah, melalui Wi-Fi yang tersedia di dalam rumah.

Misalnya, seperti menyalakan atau mematikan sistem audio dalam rumah, televisi, keamanan serta AC, kita hanya cukup mengoperasikannya via smartphone saja. Bahkan, ketika Anda lupa menutup jendela ataupun pintu garasi, secara otomatis sistem akan memperingat kita tentunya melalui smartphone yang kita genggam.



Menariknya, ketika akan menggelar pesta di rumah, secara otomatis sistem dapat beradaptasi dengan suasana pesta tersebut. Misalnya, mengubah lampu menjadi gemerlap, bahkan dapat menentukan playlist  lagu yang tepat untuk pesta tersebut. Bagaimana? Anda tertarik?

Contoh Rumah Modern Terbaik Dengan Panel Surya

Dengan sumber daya energi yang terbatas, sudah semestinya kita memulai untuk hemat dalam penggunaan energi. Opsinya pun tentu sangat beragam. Salah satu contoh mudahnya adalah membangun sebuah rumah yang dilengkapi dengan panel surya, sebagai sumber energi alternatif dalam rumah tersebut. Dengan menggunakan tenaga panas matahari, tentu kita tidak usah khawatir lagi akan tagihan listrik yang membeludak serta dampak yang berkesinambungan.
Untuk itu, bagi Anda yang ingin membangun rumah dengan panel surya. Berikut adalah beberapa contoh rumah modern terbaik, dengan menggunakan panel surya;

  • Foto Pertama - Rumah yang berlokasi di salah satu kota bagian Spanyol tersebut, menggunakan tenaga panel surya, sebagai sumber tenaga untuk peralatan elektronik serta air panas dalam sehari-harinya;


  • Foto Kedua - Selain menggunakan tenaga matahari, rumah yang terletak di California tersebut, memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh rumah pada umumnya. Warna tembok pada rumah tersebut, akan berubah seiring perubahan sinar matahari, baik dari pagi menuju siang, maupun siang menuju senja. Jika pada siang hari rumah berwarna hijau terang, maka pada sore menuju senja berwarna perunggu;
  • Foto Ketiga - Bahan dasar sebuah rumah yang terletak di Ontario tersebut, hampir seluruhnya menggunakan kayu pallet. Sang arsitek, Charles Gane menyebutkan bahwa seluruh sumber energi yang digunakannya berasal dari tenaga matahari;

  • Foto Keempat - Meskipun memiliki intensitas matahari yang terbatas, rumah yang terletak di Selandia Baru tersebut memanfaatkan tenaga panas matahari secara maksimal;

  • Foto Kelima - Rumah yang terletak di Senegal tersebut, dibangun menggunakan bahan dasar yang cukup unik. Pasalnya, tembok yang dibangun menggunakan unsur bebatuan alami dari bumi. Sehingga bangunan pun lebih kokoh daripada rumah pada umumnya. Energi yang digunakan dalam rumah tersebut sangat ramah lingkungan, karena energi dihasilkan dari sebuah turbin angin dan panel surya. 

Rumah Hemat Energi & Bisa Dibawa Ke Mana Saja


Rumah mungil dengan berbagai fungsi sudah biasa. Namun, bagaimana dengan sebuah rumah kecil, ramah lingkungan, dan bisa dibawa ke mana saja? Persiapkan diri Anda karena pada tahun depan, Ecocapsule akan segera diluncurkan untuk pertama kalinya di dunia.

Rumah yang diberi nama Ecocapsule tersebut, hanya memiliki luas 7,9 meter persegi. Rumah berbentuk kapsul tersebut dilengkapi dengan sebuah dapur kecil, ruang tidur, toilet, serta dua buah jendela untuk menerangi isi ruangan.

Menariknya, rumah kapsul tersebut tidak membutuhkan tenaga listrik. Ecocapsule hanya membutuhkan tenaga angin dan tenaga matahari sehingga rumah tersebut sangat ramah lingkungan dan hemat energi. Bahkan, lebih uniknya lagi, rumah kapsul tersebut dapat men-charge segala kendaraan bertenaga listrik.




Rumah tersebut diciptakan oleh sekelompok arsitek Nice, yang berasal dari Negara Slokavia. Hingga saat ini, diperkirakan untuk biaya pengiriman akan lebih mahal dibandingkan harga rumah itu sendiri. Sayangnya, harga rumah kapsul tersebut secara resmi belum diumumkan hingga hari perilisan yang akan datang.

4 Tanaman Pencegah Nyamuk


Pada musim kemarau, khususnya pada wilayah yang beriklim tropis, nyamuk dapat berkembang biak dengan cepat sehingga tidak heran bila kita sering menjumpai nyamuk di setiap sudut ruangan. Berbagai pencegahan pun dilakukan seperti menggunakan spray anti nyamuk, hingga penggunaan lotion anti nyamuk pada bagian tubuh tertentu. Namun, dengan menggunakan bahan kimia yang berlebihan tentunya sangat berisiko bagi kesehatan kita. Tetapi, tahukah Anda bahwa tanaman pun bisa mencegah nyamuk ke dalam rumah? Berikut beberapa tanaman pencegah nyamuk yang harus Anda ketahui;

  • Lavender – Selain bermanfaat sebagai pewangi ruangan, Lavender juga berfungsi sebagai pengusir segala serangga yang merugikan, seperti lalat dan nyamuk;
  • Lemon Balm – Menanam tanaman lemon balm di sekitar pekarangan rumah Anda dapat mencegah berbagai serangga. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan citronellal yang cukup tinggi sehingga dapat mengusir nyamuk dan lalat;
  • Basil/Kemangi – Ternyata, selain dapat dimanfaatkan sebagai sayuran, daun tersebut dapat berfungsi sebagai pengusir nyamuk ruangan Anda; dan,

  • Peppermint – Dengan kandungannya yang cukup berkhasiat, daun peppermint juga dapat berfungi sebagai pencegah nyamuk di dalam ruangan Anda.

Teras Rumah yang Memenuhi Kriteria


Beranda atau ruang muka dari memiliki peran yang penting dalam sebuah hunian. Untuk bisa menciptakan beranda yang memenuhi kriteria kesehatan dan fungsi, perlu melakukan beberapa langkah. Apa saja?

Beberapa tips selengkapnya:
1. Agar dinding ruang dengan fungsi penting tidak saling menempel serta terhindar dari masalah kurangnya sirkulasi udara dan mendapat sinar matahari yang baik, Anda bisa membuat ruang antara tanpa atap di ruang dalam bangunan utama beri atap transparan untuk ruang antara ini agar sinar matahari dapat menembus masuk.

2. Jika lahan depan hunian Anda sempit dan tidak mungkin dibuat terbuka, posisikan beranda di belakang hunian. Tanami lahan dengan tanaman hias agar suasana lebih hijau. Bersantai di area ini pasti bisa menghapus kepenatan.

3. Ingin beranda yang semua sisinya terbuka? Anda bisa membuat satu bidang boks dan lobangi ketiga sisi yang lain. Sisakan satu sisi sebagai bidang masif dan orientasikan perabot beranda Anda ke bidang ini.




4. Jika luas lahan Anda terbatas coba ciptakan beranda di bagian atas bangunan. Ruang kosong di atas bangunan sebenarnya potensial untuk dimanfaatkan. Anda bisa mendapatkan udara segar, sinar matahari, serta lahan yang cukup lapang sebagai tempat bersantai.

Kamis, 18 Agustus 2016

Hunian Tetap Sejuk dengan Terrarium



Membuat hunian yang nyaman dan sejuk adalah impian semua orang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Menambahkan suasana hijau seperti tumbuhan bisa dijadikan alternatif dekorasi ruangan.

Namun, terkadang kendala luas ruangan menjadi kendala. Dengan ruang terbatas, orang susah meletakkan tanaman hijau dalam ruangan. Jika ruang kurang luas, tanaman tidak memberikan suasana nyaman malah menambah sempit.

Untuk Anda yang ingin menambahkan suasana hijau dan nyaman dalam ruangan namun terkendala ruang yang terbatas bisa mencoba terarium. Terarium merupakan biosfer buatan yang terdiri dari medium tanah atau bebatuan dan tanaman. Tanah dan tanaman ini kemudian diletakkan di dalam wadah plastik atau kaca transparan.

Kireina Windiah, pendiri Studio Saestu, berbagi sedikit informasi mengenai terarium. Studio Saestu merupakan produsen terarium yang menjual berbagai jenis terarium. Kireina menjelaskan terarium bisa dijadikan alternatif untuk menambah suasana hijau di ruangan karena alasan kepraktisan.
“Terarium bisa dijadikan pengganti tanaman hias. Terarium juga memungkinkan dibuat oleh orang-orang di rumah,” tutur Kireina atau yang lebih akrab dipanggil Neina.

Untuk membuat terarium ada beberapa tips yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah penggunaan medium. Medium yang dipilih beragam, dari mulai tanah hingga pasir. Namun tentunya pemilihan medium ini harus disesuaikan dengan tanaman yang hendak digunakan. Beberapa jenis medium seperti tanah, batu dan pasir bisa digunakan.

Untuk medium tanah, harus diperhatikan juga pemilihan jenis tanah. Tanah yang diutamakan adalah tanah yang mengandung sedikit unsur hara. Tanah jenis tanah lembang kurang disarankan untuk pembuatan terarium. Tanah jenis ini merupakan jenis yang bisa membuat tanaman seperti kaktus menjadi lembab. Neina mengingatkan jika keadaan terlalu lembab, kaktus bisa berjamur bahkan hingga busuk.

Alternatif lain selain tanah adalah pasir dan bebatuan. Neina menjelaskan bisa menggunakan pasir beton atau bebatuan hias. Namun jika ingin menggunakan bebatuan hias, harus dipastikan batu tersebut sudah dibersihkan dan terbebas dari debu.

Sedangkan untuk pemilihan tanaman, Neina menyarankan untuk menggunakan tanaman yang cenderung memiliki sifat tidak mudah tumbuh besar. Untuk terarium buatannya, Neina lebih memilih menggunakan kaktus dan sukulen.

Sukulen merupakan tanaman sejenis kaktus. Tanaman ini menyimpan cadangan air di dalam tubuh dan daunnya. Namun sukulen tidak berduri seperti kaktus. Jika Anda menyukai tanaman pakis seperti suplir, bisa juga membuat terarium dengan tanaman pakis.



Untuk penempatannya, terarium memiliki efek seperti rumah kaca. Jadi suhu di dalam rumah kaca lebih panas dibandingkan dengan suhu di luar. Hal ini menyebabkan terarium tidak boleh diletakkan di panas matahari langsung. Terarium pun cocok diletakkan dalam ruangan menggunakan AC, seperti perkantoran.

Sedangkan untuk merawat terarium tidak membutuhkan cara khusus, hanya perawatan sederhana seperti membersihkan wadah terarium. Wadah kaca atau plastik tersebut cukup dibersihkan menggunakan lap agar tidak ada debu yang menempel. Untuk penyiraman, Neina menyarankan agar tidak terlalu sering memberikan air. Akan lebih aman bagi tanaman jika lebih lama diberikan air dibandingkan terlalu banyak air.


Namun bagi Anda yang ingin memiliki terarium tapi tidak ingin repot membuat, saat ini banyak penjual terarium di pasaran seperti di media sosial. Tidak sedikit juga yang menyediakan jasa custom dalam pembuatan terarium. Sehingga Anda bisa mendapatkan terarium yang diinginkan tanpa harus repot membuatnya.

Tips Menanam Pohon Sekitar Rumah untuk Ciptakan Udara Sejuk


Selain pemilihan warna cerah pada fisik bangunan, adanya pepohonan yang tumbuh di sekitar rumah juga dapat  membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam rumah.

Berikut ini, beberapa pertimbangan dalam memilih pohon penangkal panas.

1. Tanamlah pohon besar untuk menaungi rumah. Udara di bawah pohon terbukti lebih rendah 11°C. Jika pohon sudah tinggi, sebagian atap juga dapat terlindungi. Pilihlah  pohon yang akarnya tidak merusak konstruksi bangunan atau pemipaan bawah tanah.

2. Tanamlah tanaman merambat sebagai ganti kisi-kisi di luar jendela. Fungsi tanaman ini  mirip shading. Oleh karena itu, berilah jarak yang cukup antara dinding dan rambatan tanaman agar udara dapat lewat di antaranya. Selain itu, jarak rambatan tanaman yang terlalu dekat ke dinding juga tidak efektif mengalirkan udara dan membuat udara.

3. Tanamlah pepohonan dengan ketinggian sedang agar tanaman tersebut dapat mengarahkan udara ke dalam rumah.



4. Jangan tanam pepohonan yang terlalu rapat karena udara dapat bergerak sama sekali.

Selain pertaimbangan di atas, perlu dipikirkan juga tanaman yang dipilih merupakan tanaman lokal, dengan tujuan meminimalkan proses perawatannya.